PERAN PENDIDIKAN PRANIKAH ISLAM DALAM MEMBANGUN KEMATANGAN MENTAL DAN KESIAPAN EKONOMI CALON PENGANTIN
Abstract
Pernikahan dalam Islam merupakan ibadah sekaligus institusi sosial yang bertujuan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Untuk mencapai tujuan tersebut, calon pasangan tidak hanya memerlukan kesiapan biologis, tetapi juga kematangan mental dan kesiapan ekonomi yang dibentuk melalui proses pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Islam dalam membentuk kematangan mental dan kesiapan ekonomi sebagai fondasi kehidupan pernikahan yang harmonis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, Al-Qur'an, hadis, serta penelitian terkait pendidikan keluarga Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk kedewasaan emosional, kemampuan pengendalian diri, tanggung jawab, serta kesadaran spiritual yang diperlukan dalam kehidupan rumah tangga. Selain itu, pendidikan Islam juga mengajarkan etika bekerja, pengelolaan keuangan yang sesuai syariah, dan tanggung jawab nafkah dalam keluarga. Kematangan mental dan kesiapan ekonomi yang dibangun melalui pendidikan Islam terbukti menjadi faktor penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Oleh karena itu, penguatan pendidikan pranikah berbasis nilai-nilai Islam perlu menjadi perhatian dalam upaya mempersiapkan generasi yang siap membangun keluarga sakinah
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufal Hafidz Rizqillah, Novela Tantri, Annisa Zahra Nursyahida, Wanda Tri Wardana, Rahma Diniar Gunawan, Renata Zakia Wati, Muhammad Ali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




