GERAKAN PEREMPUAN: TUNTUTAN KESETARAAN GENDER DALAM PRAKTEK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Abstract
Gerakan perempuan merupakan respons terhadap ketimpangan gender yang berlangsung dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan agama. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai instrumen pembentukan nilai dan karakter memiliki peran strategis dalam membangun relasi gender yang adil dan berkeadilan. Namun, dalam praktiknya, PAI masih sering dipengaruhi oleh budaya patriarki dan pemahaman keagamaan yang bias gender. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris dan konseptual bagaimana gerakan perempuan mendorong tuntutan kesetaraan gender dalam praktik Pendidikan Agama Islam di MTs se-lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan dan analisis data sekunder dari laporan pemerintah serta hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini ingin menunjukkan bagaimana berkontribusi Perempuan terhadap perubahan kebijakan pendidikan Islam, pengembangan kurikulum PAI yang sensitif gender, serta transformasi praktik pembelajaran di madrasah dan pesantren. Artikel ini ingin menegaskan bahwa kesetaraan gender dalam PAI sejalan dengan prinsip keadilan Islam dan berimplikasi pada terwujudnya pendidikan Islam yang humanis dan inklusif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Saipullah Saipullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




